Rabu, 08 Agustus 2012

Ber-SKA ria bersama Monkey Boots

 Hari ini kita Ber-SKA ria bersama Monkey Boots...
Band yang berasal dari Jakarta ini, memiliki base camp di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka biasa memainkan musik dengan genre Rock Steady dan Ska. Berdirinya Monkey Boots berawal dari keinginan sekumpulan anak muda untuk membentuk sebuah band dengan genre musik Ska. Monkey Boots dipilih sebagai nama band dikarenakan menurut Dennny sang vokalis nama tersebut telah melekat pada figur band.

Band yang berdiri pada tahun 2004 ini, memiliki personil Denny, Edwin, Akbar, Adam, Renato, Reonaldo, Hadaru dan  Indra. Sebenarnya hanya Handaru dan Edwin yang tersisa dari pendiri Monkey Boots, namun seiring berjalannya waktu bergabunglah beberapa personil yang lain hingga lengkap kembali.
Monkey Boots memiliki jam terbang yang tinggi, seperti sering tampil pada even-even kampus maupun dalam acara-acara scooter. Merekapun menjadi salah satu band yang tampil pada acara Reggae terbesar se-Asia Tenggara yaitu Indonesia Reggae Fest 2011.
Dalam jangka waktu dekat, Monkey Boots akan memecah telurkan sebuah album yang bertajuk Big Monkey. Sebenarnya materi album tersebut sudah selesai sejak lama, namun belum dirilis. Teman-teman Monkey Boots memiliki visi bahwa pada bulan September 2011 bila tidak ada kendala sudah dapat mengeluarkan album.

Album yang akan launching ini memiliki 10 lagu karya mereka sendiri, yang memiliki judul lagu Big Monkey, Rockin You Steady, Tundukan Hatimu, Fallin, Tunggulah Tunggu, Maka Terseyumlah, Indah Pada Waktunya, Coba Kau Rasa, Sederhana Banyak Cinta dan Luangkan Waktu. Monkey Boots sendiri sudah tergabung dalam sebuah label yaitu 267 Record, label tersebut yang membantu Monkey Boots untuk menyelesaikan album mereka.

Harapan Monkey Boots adalah dapat merealisasikan cita-cita bersama yaitu memecah telurkan album perdana mereka, selain itu juga mereka berharap agar dapat tetap melompat dan berayun di belantika musik Indonesia khususnya. Yang memiliki makna tetap bisa berkarya dan menghasilkan karya-karya yang bisa diterima dan dinikmati rakyat Reggae Indonesia dan bisa semakin melebarkan sayap dibelantika musik Indonesia khususnya.

Deni sang vokalis juga berpesan kepada teman-teman band Ska dan Reggae yang lain, bahwa jangan pernah berhenti berkarya, biarkan orang tidak menganggap musik kita akan tetapi kita jangan pernah takut untuk tetap terus berkarya. Menurut Denny musik Reggae adalah musik perdamain yang tercermin di dalam lirik-liriknya yang mengajarkan dan menyampaikan kedamaian. Sukses untuk Monkey Boots! 

Denny            : Vokal
 Edwin            : Terompet
Akbar              : Gitar
Adam              : Gitar
Renato           : Trombon
Reonaldo       : Saksofon
Handaru         : Drum
Indra                : Bass

Sumber : http://www.seruu.com 
Info Selengkapnya Monkey Boots : http://www.myspace.com/monkeyboots


Selasa, 07 Agustus 2012

LEVITATION PHOTOGRAPHY. TERBANG TANPA SAYAP !


Ada yang tahu perkembangan photography yang lagi happening sekarang?

Levitation Photography. Ya, dengan Levitation photography kita seolah-olah bisa terbang melayang tanpa sayap.
Levitation (dari bahasa latin “ringan” levitas) adalah proses dimana objek dihentikan oleh kekuatan fisik melawan gravitasi, dalam posisi stabil tanpa kontak fisik yang solid.  Sejumlah teknik yang berbeda telah dikembangkan untuk melayang materi, termasuk metode levitasi aerodinamis, magnet, akustik, elektromagnetik, elektrostatik, film gas, dan optik. (wikipedia)
Dibawah ini beberapa contoh foto levitasi hasil karya Natsumi Hayashi.




Kalian bisa lihat lebih banyak lagi karya Natsumi Hayashi di website portfolio miliknya http://www.yowayowacamera.com/

Oh ya, Karya karya levitation photography dari anak-anak muda Indonesia juga tidak kalah bagus ko. Ini dia hasil karya Komunitas Hore salah satu komunitas Levitation Photography di Indonesia. http://levitasihore.net


Keren kan karya-karya levitation photography. Tertarik mencobanya? J



                   http://levitasihore.net/




Rabu, 01 Juni 2011

Sabrina : i love acoustic too


Penggila musik akustik pasti udah familiar banget khan sama Sabrina?! Doi adalah penyanyi akustik asal Filipina yang ga cuma berbakat, tapi juga cantik!Doi sering ngebawain lagu-lagu hits internasional mulai dari yang klasik sampe lagu hip masa kini, kayak Bizzare Love Triangle – Frente, Fixing A Broken Heart – Indecent Obsession, She Will Be Loved – Maroon 5, Take A Bow – Rihanna, Wherever You Will Go – The Calling, California Gurls – Katy Perry, sampe Baby – Justin Bieber!Sabrina sudah mengeluarkan 4 album sejak tahun 2006. Dalam album 'I Love Acoustic Too', sebuah tembang dari Jason Mraz “I’m Yours” membuka sesi akustik kita bersama Sabrina. Gesekan biola dan suara lembut dari Sabrina membuka lagu ini. Jika versi aslinya Mraz membawakannya dengan sangat groovy di lagu ini dia membawakannya cukup tenang dan nyaman untuk didengar.

Pop Art .. Seni Post-modernism


Pop art berasal dari kata Popular art. Definisi pop art, aliran seni yang memanfaatkan simbol-simbol dan gaya visual yang berasal dar media massa yang populer seperti koran, tv, iklan dll.

Aliran ini berkembang di Inggris dan Amerika antara tahun 1960-1970.

Karakter Pop Art adalah menggunakan elemen visual: dot/ titik raster yang berasal dari teknik cetak di media massa, kata seru, elemen yang terdapat di komik seperti Balon. biasanya menggunakan model yang berasal dari selebritis seperti Marilyn Monroe. dan tidk seperti seni lainnya, pop art menerima penggandaan baik menggunakan cara manual maupun cara mekanis seperti fotokopi.